Bukit Tanarara ini terletak di Katiku Luku, Matawai La Pawu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur . Alam Sumba khususnya di Kabupaten Sumba Timur yang memiliki luas wilayah hingga mencapai 7.000 Kilometer (Km) persegi menyimpan sejuta keindahan alam sangat menawan. Maka tidak heran jika Sumba sendiri dijuluki pulau seribu bukit. Pasalnya di Sumba memiliki beribu-ribu bukit yang indah dengan dibaluti padang savana menambah eksotisnya alam di bumi Marapu ini.
Di Sumba Timur, pemandangan bukit yang sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat lokal maupun Nasional bahkan sampai Internasional yakni bukit Wairinding, Tanarara, Mauhau, Hiliwuku, dan bukit Tenau
Pesona Yang Ditawarkan
Pemandangan Bukit yang Menawan
Yang pastinya kita dapat melihat pemandangan berupa barisan bukitnya menyambung satu menyatu, seperti tak berujung. Di musim penghujan kita akan melihat bukit diselimuti rumput yang hijau. Dipadu dengan langit biru Sumba yang cemerlang, menghadirkan pemandangan yang sangat menyegarkan mata.
Sedangkan di musim kemarau, kita akan melihat rerumputan berubah warna menjadi kecoklatan. Di musim ini, pemandangan perbukitan menjadi lebih estetik jika ditambah dengan sinaran matahari pagi ataupun sore.
Tempat cocok Berburu Sunset atau Sunrise
Di bukit ini cukup luas, sehingga kita dapat dengan leluasa menikmati keindahan Sunset atau Sunrise jika cuacanya sedang cerah. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati gugusan galaksi bima sakti di langit malamnya. Minimnya polusi cahaya membuat cahaya bintang terlihat jelas, sangat memukau mata. Namun pengunjung harus tetap mengutamakan keselamatan jika ingin menikmati malam di bukit ini.
Cocok untuk Trekking
Jika anda pengemar trekking tempat ini juga cocok karena ada satu jalur yang membelah perbukitan di Bukit Tanarara. Jalur ini sangat membantu wisatawan dalam menjelajah tempat ini, sampai mencapai bukit-bukitnya. Jika ingin trekking pun wisatawan tidak perlu mengeluarkan energi ekstra, mengingat bukit di sini cenderung landai.
Tempat Berburu Foto Bagus
Buat anda yang suka fotografi pasti tidak akan kecewa demgam pemandangan di bukit ini karena cukup banyak spot mendapatkan foto yang bagus. Jam terbaik untuk mendapatkan foto yang estetik adalah di pagi hari untuk mendapatkan golden hour. Foto di sore hari pun tidak masalah, karena kita bisa mendapatkan sinaran matahari senja yang cantik. Jika memiliki budget lebih, akan lebih baik jika bisa berfoto menggunakan drone di sini. Dengan drone, cakupan foto maupun video yang dihasilkan bisa lebih luas dan lebih estetik.
Tiket Masuk Bukit Tanarara
Untuk harga tiket masuk ke kawasan ini memang tidak ada patokannya, atau bias dibilang gratis. Namun jika anda tidak membawa kendaraan anda bisa menyewa atau memakai jasa transportasi yang ada. Maka dari itu walaupun free kami sarankan tetap membawa uang saku lebih untuk berjaga – jaga.
Jam Buka dan Fasilitas
Untuk jam buka bukit ini adalah 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, yang berarti buka setiap saat.
Sedangkan untuk fasilitasnya memang belum memadai hanya terdapat beberapa warung kecil yang dapat kita jumpai.
Jika anda ingin mengunjungi bukit ini dengan pemandangan yang hijau, maka berkunjunglah saat musim hujan. Dan akan lebih indah saat sore atau pagi untuk mendapatkan pemandangan yang menawan.
Bukit ini masih sangat asri dan alami sehingga patut kita jaga kebersihanya dan keindahannya. Gimama mau ada rencana ke Bukit Tanarara yang terletak di Sumba, Nusa Tenggara Timur ?